Rabu, 06 Januari 2016

Bingung Saat Awal Kehamilan?? Ini Tips Hamil Muda Pada Trimester Pertama

Beberapa Tips Hamil Muda Agar Terhindar Dari Keguguran

Kehamilan pertama biasanya akan kebingungan dalam menghadapinya serta serba salah dan takut dalam melakukan apapun, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan jika sekarang sedang masa hamil muda karena jika tidak berhati-hati dan menjaga kondisi pada trimester pertama sangat rentan dan beresiko sekali, hal yang fatal terjadi adalah keguguran janin. Tentu hal tersebut sangat tidak di inginkan oleh keluarga serta sang ibu yang sedang mengandung.

Informasi menjadi jalan utama dalam menjalankan kehamilan sampai menuju persalinan, karena biasanya awal kehamilan dan pertama bagi ibu muda sangat kurang pengalamannya, maka dari itu kami informasikan beberapa tips hamil muda yang harus anda perhatikan.

6 Tips Hamil Muda Pada Awal Kehamilan

 

1. Tips hamil muda pertama adalah Perhatikan asupan nutrisi
Pada perkembangan kehamilan di trimester pertama memang bukan hal yang mudah untuk menerima asupan makanan dan minuman padahal janin anda sangat membutuhkan nutrisi untuk perkembangannya. Nutrisi diperlukan dalam menjaga janin anda sehingga terhindar dari keguguran yang biasanya rawan terjadi di trimester ini. Kurangi terlebih dahulu makanan dan minuman yang mengandung kafein  selain itu perhatikan makanan yang mengandung pengawet, bahan kimianya sangat berbahaya untuk perkembangan janin anda. Asupan yang harus anda hindari selanjutnya adalah keju apalagi keju putih yang akan menyebabkan keguguran yang spontan.

2. Tips hamil muda kedua adalah Pola aktivitas yang terjadwal
Bagi anda wanita karir pada trimester pertama memang mengalami hal yang perlu penyesuain mengingat perubahan fisik dan psikologis yang mempengaruhi pekerjaan anda. Sebaiknya anda menghindari pekerjaan yang terlalu berat. Pekerjaan dengan kategori berat bisa diartikan menyita waktu istirahat anda selain itu beberapa pekerjaan yang akan membuat anda merasa terbebani memicu stress. Kondisi dengan keadaan stress sebaiknya dihindari selama kehamilan apalagi di trimester pertama yang akan memicu hormon yang akan berkontrasksi dengan rahim akan meningkatkan keguguran pada kehamilan di usia muda.

3. Tips hamil muda ketiga adalah Mengelola emosi
Pada usia kehamilan muda anda emosi akan tiba-tiba naik ataupun turun dikarenakan adanya pengaruh hormon yang tidak seimbang selama kehamilan. Mengelola emosis merupakan cara yang terbaik dalam trimester pertama apalagi untuk anda yang memiliki riwayat penyakit hipertensi sebelum kehamilan sebaiknya harus pandai pandai mencari cara untuk rileksasi dalam menjaga kehamilan.

4.  Tips hamil muda keempat Berkonsultasi dengan dokter kandungan/bidan
Meskipun sebuah keharusan dalam berkonsultasi kesehatan selama kesehatan akan tetapi pada kehamilan pertama seakan anda sulit membedakan perubahan normal dan abnormal yang harus segera di konsultasikan atau tidak. Anda harus segera konsulasi dengan dokter apabila tubuh anda mengalami pendarahan pada vagina, mual dan muntah yang berlebih, demam tinggi dan keputihan ditandai abnormal.

5. Tips hamil muda kelima adalah Pola Hidup Sehat
menghindari rokok, obat-obatan tertentu, kafein, alkohol dan semua zat-zat yang bisa membahayakan kehamilan. Alkohol juga rokok bisa menganggu dan menghambat perkembangan janin Anda. bahkan kabarnya, jika sang ibu perokok, maka kemungkinan bayi terlahir tidak sempurna akan semakin besar. Sementara itu kafein juga sangat direkomendasikan untuk dihindari sebab bisa mempengaruhi jumlah zat besi di dalam darah dan akan memperparah gejala anemia yang lazim diderita wanita yang sedang hamil. Jadi, sebaiknya cermat!

6. Tips hamil muda keenam adalah dengan aktifitas seksual suami dan istri
Memang hal tersebut adalah fitrah dan sah-sah saja dilakukan. Tapi di awal kehamilan aktifitas tersebut bisa berujung pada keguguran jika tidak dilakukan sesuai kondisi sang wanita. Jadi, sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan. Aktifitas seksual harus dilakukan secara hati-hati (bahkan ada sebagian orang yang memilih stop sementara) jika kehamilan tersebut sangat beresiko tinggi seperti keguguran, ada riwayat melahirkan premature, adanya pendarahan di dalam vagina, plasenta previa dan semacamnya.

Baca Juga:

Share this article with your friends

0 komentar:

Poskan Komentar