Apa Saja Yang Harus Dilakukan Wanita Dan Pria Agar Cepat Hamil?

Ini Dia Solusi Bagi Anda Yang Sampai Saat Ini Belum Mendapatkan Buah Hati

Sebuah keluarga tidak lengkap kalo tidak memiliki seorang anak, anak menjadi satu pelengkap yang sempurna dalam kehidupan berkeluarga serta memberikan momen-momen penting yang tentunya sangat dan ingin dirasakan oleh semua pasangan suamai istri, tetapi tidak semua pasangan yang sudah menikah mendapat kemudahan untuk memiliki anak untuk penerus generasi keluarga.

Beberapa faktor yang dapat menghambat dan menunda proses kehamilan seseorang, antara lain :
  • Faktor Stress
  • Kesehatan
  • Kualitas Sperma
  • Kesuburan
  • Adanya penyakit
  • Pola makan dan
  • Gaya hidup
Faktor diatas menjadi sebuah kendala bagi satu keluarga yang ingin memiliki keturunan, tetapi ada ada juga karena kurang mengetahui informasi serta memang belum berpengalaman menyangkut masa kehamilan dan kesuburan sel telur dll, mengakibatkan kehamilannya tidak kunjung datang.

 Tips Sehat Cepat Untuk Hamil

Jika ingin cepat hamil, maka terlebih dahulu Anda harus memahami mengenai proses ovulasi. Dalam setiap siklus haid, biasanya ada sejumlah sel telur yang tumbuh dan matang. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur yang sudah matang dari ovarium berjalan menuju saluran telur (tuba falopi) sehingga siap dibuahi oleh sperma. Proses ovulasi biasanya terjadi 16 hari setelah hari pertama siklus haid, atau 14 hari sebelum fase menstruasi berikutnya.

Seorang wanita dikatakan "Subur" jika ia sedang melepaskan sel telur yang telah matang untuk dibuahi oleh sperma. Biasanya masa subur wanita hanya berlangsung selama 1-2 hari. Sementara itu, kemampuan sperma untuk membuahi sel telur biasanya selama 2-3 hari. Baik sel telur maupun sperma memiliki kemungkinan terbaik untuk terjadi pembuahan pada saat jam-jam pertama setelah pelepasan. Oleh sebab itu, untuk memperbesar kemungkinan terjadinya kehamilan, waktu terbaik untuk melakukan hubungan seksual adalah 24-48 jam sebelum ovulasi atau pada saat ovulasi terjadi. Dengan demikian, maka sperma akan masuk ke dalam vagina dan menuju saluran telur dan membuahi sel telur pada saat keduanya sedang dalam kondisi prima. Sehingga kesempatan untuk terjadi pembuahan menjadi lebih besar, dan Anda menjadi lebih mungkin untuk hamil.

Saat proses ovulasi dimulai, otak melepaskan hormon dengan nama Luteinizing Hormone (LH). Kadar LH dalam darah dan urine mengalami peningkatan secara drastis tepat pada saat sebelum ovulasi terjadi. LH memicu pelepasan sel telur yang sudah matang dari rahim untuk menuju saluran telur agar siap dibuahi. Maka, dengan memantau kadar LH, Anda dapat mengetahui kapan tubuh Anda "siap" untuk menerima sperma.

Selain menggunakan LH sebagai indikator, penelitian terbaru menunjukkan bahwa wanita lebih sulit hamil ketika mengalami stress. Zat yang kadarnya bertambah pada saat perempuan merasakan stress disebut alpha-amilase. Zat ini dilepaskan ketika sistem saraf menghasilkan katekolamin, yaitu senyawa yang mengawali respon stress. Wanita dengan kadar alpha-amylase tinggi memiliki kemungkinan untuk hamil yang lebih kecil dibandingkan wanita dengan kadar alpha-amylase rendah. Oleh karena itu, jangan stress! Gawatnya, wanita yang lama tidak berhasil mendapatkan keturunan, justru akan semakin stress, padahal dengan rileks akan lebih membantu untuk hamil.

Berikut sejumlah tips untuk cepat hamil yang harus diperhatikan oleh pria dan wanita :
  • Bagi wanita, usia optimal (masa paling subur) untuk memiliki anak adalah saat sebelum berusia 35 tahun. Semakin usia bertambah, maka produksi sel telur untuk dibuahi juga semakin berkurang. Begitu juga bagi  pria, di atas usia 50 tahun, kualitas sperma akan menurun dan semakin besar kemungkinan untuk terjadinya gen abnormal pada sperma. Akibatnya ada kemungkinan yang lebih besar bagi anak untuk menjadi cacat, mengalami Down’s syndrome, dsb.
  • Stop konsumsi alkohol, kafein dan rokok. Hindari makanan tidak sehat. Penuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Jaga kesehatan, olahraga yang cukup (tidak kurang, tidak berlebih).
  • Minum vitamin secukupnya. Vitamin C dapat meningkatkan kualitas sperma. Vitamin D dan E dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Bagi wanita, konsumsi asam folat dapat meningkatkan kemungkinan hamil.
  • Hilangkan Stress Yang Berlebih. Karena stress dapat memicu ketidakseimbangan hormon, yang akan berpengaruh terhadap kualitas sel telur dan juga sperma.
  • Perhatikan Masa Subur. paling baik melakukan hubungan seks 24-48 jam sebelum ovulasi atau pada saat ovulasi terjadi. Jangan setelah ovulasi karena pada saat itu kualitas sel telur dan sperma sudah menurun.
  • Untuk pria. yang penting adalah kualitas sperma (bukan kuantitas). Jangan mengeluarkan sperma terlalu sering karena dibutuhkan waktu sekitar 48 jam untuk memproduksi sperma dengan jumlah dan kualitas yang baik.
  • Untuk pria. jauhkan testis dari suhu panas karena suhu panas akan menurunkan kualitas sperma. Hindari mandi air hangat sebelum berhubungan intim.
  • Nikmati hubungan seksual. Berdasarkan penelitian, ketika seorang wanita mengalami orgasme, maka akan terbentuk suasana alkalin (basa) pada vagina. Kondisi ini lebih disukai oleh sperma dibandingkan suasana normal (asam). Jika ejakulasi pria terjadi bersamaan pada saat orgasme wanita, maka kemungkinan sperma untuk mencapai sel telur akan meningkat.

Dari semua pasangan tentu banyak sekali yang ingin segera dan terlaksanan satu proses pembuahaan yang terjadi dan positif hamil, tetapi jika sudah melakukan gaya hidup sehat dan beberapa tips cepat hamil diatas maka segara lakukan konsultasi untuk kedua pasangan baik pria dan wanita, karena kehamilan datang diwaktu yang tak terduga dan kita sebagai manusia hanya bisa berusaha, berdoa dan untuk hasilnya kita pasrahkan pada Tuhan Sang Pencipta.

Semoga bermanfaat like dan share untuk pengunjung kami jika bermanfaat, dan kenali beberapa penyakit yang dapat menghambat proses kehamilan pada wanita :

Artikel lainya : 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Apa Saja Yang Harus Dilakukan Wanita Dan Pria Agar Cepat Hamil?"

Poskan Komentar