Senin, 28 Desember 2015

Aktivitas Yang Dianjurkan Dan Dihindari Untuk Ibu Hamil

 Aktivitas Yang Baik Dan Yang Tidak Baik Bagi Ibu Hamil

Menjaga kebugaran selama masa kehamilan adalah cara terbaik untuk memudahkan nanti proses persalinan, sebaiknya bunda banyak melakukan aktivitas yang dianjurkan seperti olah raga ringan, jalan dipagi hari, dll.  Olah raga yang dimaksudkan adalah olah raga ringan yang tidak banyak melakukan angkat beban dan bukan aktivitas yang harus dihindari ibu hamil yang berbahaya bagi kehamilan, karena tidak semua olahraga bisa dilakukan oleh ibu hamil. Aktivitas apa saja sih yang dianjurkan untuk kesehatan ibu hamil? Berikut ini aktifitas yang dianjurkan boleh dilakukan, dan tidak dianjurkan untuk ibu hamil.

Aktivitas Yang Baik Dilakukan Pada Masa Kehamilan

  • Berolah raga. Bunda yang hamil dianjurkan berolah raga agar supaya kebugaran tubuhnya tetap terjaga. Aktivitas olah raga harus sesuai dengan kondisi kehamilan ibu, dan juga menyenangkan. Berolahraga bisa dilakukan sendiri di rumah atau di luar rumah, dan dilakukan pada waktu pagi hari. Beberapa aktivitas olah raga yang boleh dilakukan ibu hamil antara lain; jalan sehat, yoga hamil, dan berenang. Penelitian membuktikan bahwa ibu yang rajin melakukan aktivitas olahraga ringan memiliki janin dan plasenta yang sedikit lebih besar daripada ibu yang tidak berolahraga.
  •  Jalan santai. Ibu yang sedang hamil muda sebaiknya sering berjalan-jalan. Namun perhatikan juga kecepatan langkahnya. Jangan berjalan terlalu cepat. Dengan jalan santai akan membuat ibu yang sedang hamil muda lebih tenang dan menghilangkan stres. Terlebih bagi ibu hamil yang memilih suasan pedesaan dipagi hari, selain pemandangan yang indah juga akan membantu dalam memberikan udara yang segar. 
  • Yoga. Gerakan yoga memang tidak semuanya aman dilakukan saat sedang hamil. Ada beberapa gerakan yang membuat ibu hamil malah semakin tertekan. Ibu yang sedang hamil muda bisa mencoba melakukan gerakan yoga khusus ibu hamil atau sebelum melahirkan. Ikuti arahan-arahan dari instruktur yoga dan lakukan konsultasi dengan dokter kandungan sebelum melakukannya.
  • Berenang. Jenis olahraga terbaik yang untuk wanita saat hamil adalah berenang. Olahraga ini dapat mengurangi tekanan pada punggung dan kaki ibu hamil yang mudah lelah. Selain itu, berenang juga bermanfaat untuk seluruh tubuh tanpa membuatnya merasa capek.
  • Bekerja selama masa kehamilan ibu tidak dilarang. Jika bunda seorang karyawan kantor lakukanlan aktivitas pekerjaan dikantor seperti biasanya , hindari pekerjaan yang melibatkan fisik berat dan menimbulkan kelelahan. Pekerja perempuan berhak memperoleh istirahat selama 1,5 (satu setengah) bulan sebelum saatnya melahirkan dan 1,5 (satu setengah) bulan sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan atau bidan.
  • Berhubungan Intim. Pada trimester pertama ( 1-3 bulan umur kehamilan) posisi boleh saling  berhadapan (misionaris).Trimester kedua & ketiga (usia kehamilan 3 bulan keatas), posisi yang disarankan adalah ibu diatas suami dibawah. Bisa dalam posisi berbaring atau duduk. Bisa juga dilakukan dalam posisi ibu miring.
  • Melakukan Pekerjaan Rumah. Ibu hamil terkadang khawatir ketika melakukan aktivitas rumah seperti mengepel, mencuci atau memasak. Mereka khawwatir akan mempengaruhi janin di usia kehamilan muda.Padahal beberapa kegiatan tersebut dapat dilakukan asalkan ibu tidak mengalami kelelahan dan membuat ibu merasa tertekan. Anda dapat mengerjakan dengan bantuan orang lain untuk meringankan pekerjaan anda.

    Selain itu, Ibu hamil harus mengenali apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat sedang hamil agar ibu hamil tidak selalu merasa cemas di sepanjang kehamilannya.
     

Aktivitas Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

  1. Mengangkat Beban Berat. Aktivitas mengangkat beban berat dapat meningkatkat resiko berbahaya pada ibu hamil.
  2. Berdiri terlalu lama. Bunda sebaiknya hindari aktivitas rumah tangga yang menuntut untuk berdiri selama berjam-jam. Hindari berdiri dalam waktu yang lama ( beresiko menambah tekanan ekstra pada kaki dan punggung ).
  3. Mengendarai alat trasportasi dalam jarak tempuh yang jauh sehingga membuat ibu kelelahan
  4. Perhatikan setiap perubahan yang bersifat abnormal sehingga dapat ditangani sedini mungkin, konsultasikan dengan dokter anda karena pada setiap ibu hamil memiliki kondisi tubuh yang berbeda
  5. Berhenti memakai kosmetik dan pewarna rambut, karena mengandung bahan kimia yang cukup beresiko bagi janinnya.
Perhatikan seluruh aktivitas anda saat masa kehamilan, agar daya tahan tubuh dan saat proses persalinan berlangsung lancar dan mudah.

 Baca Juga:

Share this article with your friends

0 komentar:

Poskan Komentar